Category: DISINFORMASI

[DISINFORMASI] Paham Politik gak sih pak?
Telah beredar postingan di Facebook yang menyajikan foto beserta dengan informasi terkait pernyataan Hidayat Nur Wahid. Dalam postingan tersebut terdapat foto Hidayat Nur Wahid dengan narasi "Hidayat Nur Wahid:Saya Menyerang Jan Ethes Itu Titik Kelemahan Jokowi" disertai dengan caption "Aduh pak, bukan kelemahannya pak Jokowi itu, anda yang gak mudeng, justru itu yang bikin anda dan kampret makin terlihat bodoh, paham politik gak sih pak?"
[DISINFORMASI] Stroke Kambuh, Prabowo Batal Orasi Politik di Acara Fraksi PKS
Pesan berantai yang diedarkan menggunakan foto hasil suntingan, menggunakan foto yang sudah beredar sebelumnya oleh media. Pesan berantai menambahkan narasi pelintiran untuk membangun premis yang salah berdasarkan foto hasil suntingan yang diedarkan.
[DISINFORMASI] Bahaya Membunuh Kecoak
Telah beredar postingan di berbagai media sosial yang menyajikan foto beserta informasi akan bahaya dari membunuh kecoak. Terdapat postingan yang melampirkan foto kaki yang terinfeksi oleh cacing yang diduga cacing yang terdapat di dalam tubuh kecoak, foto mata yang terkena cacing dan foto kecoak sedang mengeluarkan telurnya yang menetas. Postingan tersebut disertai dengan narasi seperti ini " Hati2 klo mau membunuh kecoa, jgn di injak atau di tekan sampe mencret (kluar isix), karna cacing kecoa itu tetep hidup walapun kecoax dah mati, dan dia lembut gk kelihatan kecuali kaklo kita ngeliatx dr deket (jarak kurang lebih 20 cm).Klo mau matiin pake semprotan baygon atau yg lain aja."
[DISINFORMASI] Hutang 5000T dan Dana haji pun diambil untuk pembangunan
Beredar sebuah postingan video pendek di media sosial platform facebook, video tersebut diunggah oleh akun Viena Fitriany pada 22 Januari pukul 05.17, yang di tonton lebih dari 1 juta serta di bagikan sampai 48 ribu oleh pengguna facebook, isi postingan tersebut menyatakan bahwa Presiden Hutang 5000T ternyata gak cukup, kemudian Dana haji pun diambil untuk pembangunan (infrastruktur). postingan tersebut tidak lah benar dan tidak sesuai data yang ada
[DISINFORMASI] Din Samsudin mundur dari utusan khusus presiden karna kebohongan-kebohongan
Salah satu akun facebook memposting pemberitaan tentang Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Prof Dr HM Din Syamsuddin MA yang mundur sebagai utusan khusus presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban dikarenakan kebohongan-kebohongan Presiden Jokowi dan postingan itu pula memberikan statement palsu Din Syamsuddin dengan caption “kalo di 2019 ini umat islam kalah, saya tak bisa bayangkan, 2024 nanti islam masih ada atau tidak”
[DISINFORMASI] 2 Tokoh Mau Jenguk Ahmad Dani Tidak Boleh
Belakangan video ditolaknya Lieus Sungkharisma dan Jaya Suprana saat hendak menjenguk Ahmad Dani di Lapas Cipinang menjadi viral. Banyak akun media sosial yang menshare dengan narasi yang menjelaskan adanya diskriminasi dimana orang-orang yang hendak menjenguk Ahmad Dani dipersulit bahkan dihalang-halangi. Dalam keterangan juga disebutkan bahwa yang bersangkutan telah mendapat izin dari pihak kejaksaan dan petugas tetap tak bisa memberikan izin.
[DISINFORMASI] UU Dwi Kewarganegaraan RI; Warga RRC bisa ikut mencoblos dalam Pemilu
Telah beredar artikel dalam platform chatting whatsapp yang menerangkan tentang UU Dwi Kewarganegaraan, dalam alinea pertama artikel tersebut memberikan keterangan bahwa “UU DWI KEWARGA NEGARAAN RI, masih dalam proses Revisi di DPR. Pak Jokowi menghendaki segera di realisir Undang Undang tsb, bahkan KEMENHUKHAM sudah siap dengan pendaftaran KTP on line bagi penduduk RRC”, dalam alinea selanjutnya artikel ini menjelaskan terkait kewaspadaan kita ketika undang-undang ini diberlakukan “maka berbondong bondong penduduk RRC mendaftar , terdaftar, dan menjadi WNI, dengan menggunakan fasilitas Dwi Kewarganegaraan” lanjutnya menerangkan pula “Dengan Peraturan Presiden yang dapat diterbitkan dalam waktu singkat, yang didukung oleh KEMENDAGRI dan KEMENHUKHAM ( yg patut diduga, mereka adalah Cina yg pro RRC), maka dapat diatur, mereka bisa ikut mencoblos dalam PEMILU yang akan datang.