Category: DISINFORMASI

[DISINFORMASI] Mulai Hari Ini di RSCM Mulai Dipraktekkan Penyedotan Plug (Sumbatan) di Vena/Saluran Darah Ke Jantung

Sebuah broadcast pesan berpotensi viral tersebar melalui aplikasi WhatsApp. Pesan tersebut menyatakan bahwa RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) sudah mulai menggunakan alat penyedotan plug (sumbatan pada vena atau saluran darah yang mengarah ke jantung. Disebutkan pula bahwa dengan adanya teknologi ini, para penderita penyakit jantung koroner tidak harus selalu memasang ring atau bypass. Pesan berantai ini juga menyertakan link berisi laman video di YouTube mengenai alat penyedot sumbatan tersebut.
[DISINFORMASI] Akibat Melecehkan Al.Quran Wanita Ini Jadi Begini
Telah beredar postingan di media sosial Facebook yang menyajikan sebuah gambar seorang wanita yang diduga berubah wujud akibat melecehkan Al-Qur'an. Postingan tersebut telah banyak dibagikan di Facebook sehingga menimbulkan keresahan.
[DISINFORMASI] Korban Penculikan Mata Dicuri
Telah beredar pesan berantai di Whatsapp yang menyajikan foto seorang anak yang dinarasikan sebagai korban penculikan anak di daerah Cakung, korban diduga diculik dan dikembalikan setelah 3 hari dengan keadaan sudah dicuri bola matanya.
[DISINFORMASI] Jambu Biji Dan Cabe Menyebabkan Usus Buntu
Telah beredar pesan berantai di Whatsapp yang menyajikan informasi mengenai bahayanya Jambu Biji dan Biji Cabai yang dapat memicu usus buntu. Dalam pesan tersebut terlampir foto seseorang yang sedang terbaring lemas dengan luka jahitan di perutnya setelah operasi usus buntu.
[DISINFORMASI] Benarkah Turn Back Hoax Dibentuk Bukan Untuk Menangkal Hoax Melainkan Untuk Menaikkan Elektabilitas Jokowi?
Situs “portal berita” tribuninf0.blogspot.com kembali mengeluarkan artikel yang berjudul kontroversial. Artikel berjudul “Benarkah Turn Back Hoax Dibentuk Bukan Untuk Menangkal Hoax Melainkan Untuk Menaikkan Elektabilitas Jokowi?” tersebut berisi wawancara dengan Kuasa Hukum Koalisi Masyarakat Anti Hoax, Eggi Sudjana menanggapi data-data yang dikeluarkan oleh Jokowi dalam debat capres Minggu (17/2). Dalam paragraf kesimpulan, situs ini menjelaskan bahwa Turn Back Hoax dibentuk oleh para pendukung Jokowi, namun oleh karena junjungannya sering memberikan informasi maupun data kurang valid tidak di cap HOAX karena tim mereka yang bentuk. Selain itu situs ini menjabarkan bahwa mereka membentuk itu semua sebenarnya bukan untuk menangkal hoax melainkan untuk menaikkan Elektabilitas Jokowi itu sendiri, orang kenyataannya masyarakat sudah cerdas untuk menilai itu semua, apa yang tidak sesuai dengan pemerintah meskipun itu benar bakal di cap HOAX.