Category: DISINFORMASI

[DISINFORMASI] Bupati Lampung Semprot KPU Karena Berpihak Pada Paslon 01 Jokowi-Amin
Beredar postingan di Facebook dengan akun bernama "Haji Zainoel" yang memposting video Bupati Lampung nonaktif dengan narasi pada postingan tersebut adalah “Bupati Lampung semprot KPU karena keberpihakan KPU kepada ke 01”
[DISINFORMASI] Jokowi Diruqiyah dan Tambah Ilmu Ghaib untuk Menangi Pilpres 2019
Sebuah unggahan foto di akun Facebook menampilkan Jokowi mengenakan kameja kotak-kotak dan terlihat kepalanya sedang dipegang oleh seorang ustadz. Pengunggah menambahkan narasi yang mengklaim Jokowi sedang mengikuti prosesi ruqiyah dan menambah ilmu ghaib untuk memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Faktanya foto Jokowi yang mengenakan kemeja kotak-kotak dan kepalanya dipegang oleh seorang ustadz benar adanya dan merupakan foto lama yang diambil pada tahun 2014 saat Jokowi mengunjungi Pondok Pesantren di Jawa Barat. Foto itu pertama kali dipublikasikan oleh laman berita merdeka.com pada 4 Juli 2014 dengan judul berita “Kunjungi ponpes Jawiyah Samarangan, Jokowi didoakan para kiai”. Jadi informasi dan tudingan pengunggah yang mengklaim Jokowi sedang diruqiyah dan menambah ilmu ghaib untuk memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 adalah tidak benar.
[DISINFORMASI] Kabar Surat Suara Pilpres di Jrakah Boyolali Hilang
Sempat beredar melalui Broadcast Whatsapp dan media sosial kabar mengenai hilangnya surat suara calon presiden/wakil presiden di TPS 05, Dusun Jurangrejo, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali, Ali Fahrudin memastikan kabar tersebut tidak benar. Dia mengatakan Jumat pagi telah melakukan klarifikasi langsung ke TPS tersebut.
[DISINFORMASI] Gara-gara Hastag INAELECTIONOBSERVERSOS Ada Pengawas Negara Sahabat
Telah beredar sebuah postingan yang memberitahukan bahwa gara-gara hastag inaelectionobserversos ada perwakilan negara sahabat yang pantau pemilu Faktanya adalah sejak 26 maret 2019 KPU telah mengirim undangan ke 33 negara dan 11 lembaga pemantau independen internasional untuk memantau pemilu 2019 di indonesia dan hal itu sudah biasa dilakukan sesuai dengan aturan yang ada dan bukan karena hastag inaelectionobserversos.
[HOAKS] Postingan Neno Warisman Menyebutkan Prabowo adalah Rasul Allah
Beredar postingan berantai di Facebook yang diunggah oleh akun Neno Warisman tulisan tersebut berisi Prabowo adalah Rasul Allah SWT semua muslim wajib memilihnya jika kalian ingin masuk surga. Postingan tersebut sudah dibagikan sebanyak 246 kali. Neno Warisman langsung memberikan klarifikasi terkait postingan tersebut melalui akun Facebook pendukung Prabowo-Sandiaga Uno bernama Rekat Indonesia. Dalam video tersebut Neno Warisman menjelaskan bahwa akun yang memposting merupakan akun palsu dan sama sekali tidak benar, Neno menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermain atau aktif di media sosial. Setelah ditelusuri akun tersebut terakhir aktif pada tanggal 29 Agustus 2018 akun tersebut mengunggah foto Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon yang disandingkan dengan tiga wanita mabuk dan tidak ada postingan seperti yang tersebar menyebutkan Prabowo adalah Rasul Allah.
[DISINFORMASI] Pos TNI AL di Pusong Dibakar Massa, Karena TNI AL Mendukung Kecurangan dalam Pilpres
Telah beredar postingan di Twitter yang diposting oleh akun @WajahMuslim17 yang diiringi narasi Kapolda Aceh dan Pangdam IM sekitar 1,5 jam yg lalu sudah meluncur ke Lhokseumawe meninjau Pos TNI AL di Pusong, Lhokseumawe dibakar oleh massa tadi malam. Motif pembakaran karena massa menduga personel TNI AL mendukung kecurangan dalam Pilpres. Komandan Pangkalan TNI AL Kolonel Laut (P) M. Sjamsul Rizal, membantah insiden tersebut dikaitkan dengan pemilu karena di dalam video warga berhamburan dari bawah tenda TPS. Insiden tersebut berawal dari seorang bocah yang bermain lalu memanjat tower Pos Lanal pada Rabu sore, bocah tersebut kemudian ditegur dan kabarnya sempat mendapat perlakuan kasar oleh personil TNI AL yang bertugas pada lokasi tersebut dan menyebabkan korban mendapatkan luka memar di bagian kening. Atas kejadian ini warga tersulut amarah dan langsung mendatangi Pos Lanal secara beramai-ramai pada malam hari.