Category: DISINFORMASI

[DISINFORMASI] Indomilk mendukung LGBT
Pengguna media sosial dihebohkan dengan informasi mengenai iklan susu Indomilk yang dianggap mendukung LGBT. Iklan susu itu menampilkan gambar keluarga dengan dua laki-laki dewasa dan seorang anak laki-laki. Informasi tersebut merupakan isu lama yang diposting kembali oleh pengguna media sosial. Pihak Manajemen PT Indolakto pun pernah mengklarifikasi terkait hal tersebut melalui email pada pemberitaan di Sriwijaya Post edisi Online (Sripoku.com) pada 30 April 2013 lalu. Dalam surat yang ditandatangani oleh Irsan Yazid, Wakil Direktur Utama I, itu disampaikan bahwa gambar yang tercantum dalam kemasan lama produk susu bubuk Indomilk berperisa coklat adalah gambaran keluarga 3 (tiga) generasi, terdiri dari kakek, ayah dan anak laki-laki di bagian muka kemasan produk yang diikuti dengan pencantuman gambar nenek, ibu dan akan perempuan di belakang kemasan produk.
[DISINFORMASI] POLRI, Bersatu Keselamatan No 1
Setelah dilakukan penelusuran, Informasi yang Beredar tentang postingan yang memuat foto yang bertuliskan Polisi Bersatu, Keselamatan No. 1 tidak ada kaitannya dengan no urut capres karena slogan itu telah ada pada tahun 2014 sementara pengundian no urut capres cawapres 2019 pada tanggal 22 September 2018.
[DISINFORMASI] Tidak ada media yang meliput peristiwa unjuk rasa dalam hal pernyataan Jokowi Sebut Tiket Pesawat Mahal Karena Harga Avtur
Demonstrasi yang dilakukan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) pada hari Selasa (19/2) di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, menjadi bahan pembicaraan di warganet. Banyak warganet yang mengunggah peristiwa tersebut di jagat media sosial dengan isi narasi bahwa kejadian itu tidak diliput oleh media.
[DISINFORMASI] TNI-Polri Pose Dua Jari Dukung Prabowo-Sandiaga
Foto-foto yang memperlihatkan anggota TNI dan Polri berpose dua jari, yakni ibu jari dan telunjuk, tengah viral di media sosial. Dalam narasi yang menyertainya, foto tersebut diklaim sebagai bentuk dukungan anggota TNI-Polri kepada Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) Nomor Urut 02. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membantah bahwa foto dengan ibu jari dan telunjuk merupakan bentuk dukungan TNI-Polri kepada Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Ia menjelaskan, pose ibu jari dan telunjuk itu merupakan kode yang menandakan solidaritas yang digunakan Akabri lefting 87, angkatan 92, dan Alumni Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XX Lemhannas tahun 2015. “Simbol yang digunakan oleh lefting 87, angkatan 92 serta Lemhannas XX itu adalah simbol untuk kebersamaan dan tidak ada maksud lain, karena foto tersebut diambil sebelum pasangan calon mengambil nomor urut,” ujarnya