Category: DISINFORMASI

[DISINFORMASI] Pemenang Pilpres 2019 Janggal karena Diumumkan Saat 12 KPU Provinsi Belum Menyelesaikan Situng
Beredar informasi di media sosial yang narasinya "Pemenang Pilpres 2019 Janggal Karena Diumumkan Saat 12 KPU Provinsi Belum Menyelesaikan Situng".
[DISINFORMASI] Kayu Gelondongan Impor dari China Berisikan Amunisi
Beredar video melalui pesan berantai Whatsapp. Persebaran video itu disertai narasi yang menyebutkan bahwa isi dari video itu merupakan penyelundupan amunisi peluru dari China melalui kayu gelondongan impor ke Indonesia.
[DISINFORMASI] Spanduk Jokowi Selamat dan Sukses Atas Tertipunya Seluruh Rakyat Indonesia
Beredar sebuah postingan di media sosial facebook tentang Spanduk Jokowi dan Yusuf Kalla Selamat Dan Sukses Atas Tertipunya Seluruh Rakyat Indonesia
[DISINFORMASI] Foto Pemandangan Kota Damaskus Suriah
Beredar postingan di media sosial yang memuat foto yang diklaim sebagai tampilan dari kota Damaskus, Suriah.
[DISINFORMASI] Foto Pernikahan Nenek dengan Remaja 19 Tahun di Pati
Beredar di media sosial yang menjadi viral yakni pernikahan nenek berusia 58 tahun dengan remaja berusia 19 tahun di Pati, Jawa Tengah. Selain itu muncul dua foto yang beredar yang diduga sebagai pasangan tersebut. Satu foto tergambar ada seorang remaja dan seorang nenek duduk lesehan di hadapan penghulu, dan satu foto lagi laki-laki dan perempuan yang mengenakan gaun pengantin.
[DISINFORMASI] Bentuk Tim Khusus, Polisi Selidiki Kasus Matinya Anjing yang Dibawa Masuk Masjid
Beredar di media sosial sebuah berita dari emputmi.blogspot.com berjudul “Bentuk Tim Khusus, Polisi Selidiki Kasus Matinya Anjing Yang Dibawa Masuk Masjid”. Berita ini berisi tentang seekor anjing yang dibawa wanita berinisial SM ke dalam Masjid Al-Munawaroh Kabupaten Bogor ditemukan mati. Polisi dikatakan akan membentuk tim khusus dalam penyelidikan matinya anjing tersebut.
[DISINFORMASI] 500 Orang Gay Terbakar Saat Pesta di Taiwan
Beredar sebuah unggahan video dengan narasi yang mengklaim adanya peristiwa kebakaran yang melukai 500 orang korban luka dan 1 korban jiwa. Dituliskan pula pada narasinya bahwa korban adalah para Gay atau pelaku hubungan seks sejenis dan terjadi pada saat pesta Gay di Taiwan