Category: DISINFORMASI

[DISINFORMASI] Video Ma'ruf Amin “Ahok Harus Kita Habisi”
Beredar di sosial media sebuah unggahan video menampilkan Ma'ruf Amin dengan narasi “Ahok sumber konflik, bangsa ini akan konflik,tidak akan berhenti kalau Ahok tidak di... maka itu Ahok harus kita habisi.” Postingan tersebut beredar pada tanggal 15 November 2019.
[DISINFORMASI] Bahaya Parasit di Mulut Ikan
Beredar Informasi di media sosial yang dibagikan oleh akun facebook yang menyatakan bahwa hati-hati dengan ikan parasit yang serangga berada pada mulut dan berbahaya bagi manusia.
[DISINFORMASI] Foto "Chaiyut Kaewplang"
Beredar informasi di media sosial foto yang ada dalam sebuah artikel diklaim sebagai foto Chaiyut Kaewplang Direktur Institut Arthritis dan Direktur Asosiasi Medis yang sedang berdiskusi tentang pengembangan obat baru.
[DISINFORMASI] Ditemukannya Rangka Tubuh Kaum Ad
Beredar kabar penemuan fosil kerangka manusia raksasa yang disebut sebagai Kaum Ad di berbagai media sosial dan grup percakapan WhatsApp, disertai foto-foto situs purbakala yang seolah menguatkan temuan itu.
[DISINFORMASI] Video Penyiksaan Anak Perempuan di Indonesia
Beredar informasi di pesan WhatsApp, video penyiksaan terhadap seorang bayi yang dilakukan oleh seorang wanita.
[DISINFORMASI] Toba dan Bali Akan Dijadikan Wisata Halal
Telah beredar di media sosial Facebook postingan yang berisi Header dari judul berita tentang Toba Dan Bali akan dijadikan wisata Halal.
[DISINFORMASI] Dapat Rp 14 Triliun, BPJS Kesehatan Akan Lunasi Tunggakan ke RS dr. Moewardi
Beredar postingan di media sosial dan Broadcast Whatsapp yang menampilkan judul artikel berita yg berasal dari salah satu media online. Dalam judul artikel itu dituliskan "Dapat Rp 14 Triliun, BPJS Kesehatan Akan Lunasi Tunggakan ke RS dr. Moewardi".
[DISINFORMASI] Bangkai Babi Akibat Virus Hog Cholera Menular Pada Ikan dan Manusia
Beredar pada media sosial informasi terkait penemuan bangkai hewan babi yang ditemukan di Sungai Bedera dan Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara, Bangkai babi tersebut diduga terjangkit Virus Hog Cholera. Namun pada narasi yang beredar disebutkan bahwa masyarakat Medan dihimbau untuk tidak mengkonsumsi ikan, terutama ikan yang terdapat pada sungai tempat dibuangnya bangkai babi tersebut karena banyak mengandung virus.