Category: DISINFORMASI

[DISINFORMASI] Seorang Syekh Palestina Ditembak Zionis Israel, Peluru Tidak Bisa Menembus Kepalanya
Beredar di media sosial mengenai foto-foto dari seorang syekh yang hidup dengan peluru yang tertancap di kepalanya meski tidak menembus. Foto tersebut diberi narasi bahwa syekh tersebut berasal dari Palestina yang sedang beribadah di Masjidil Aqsa ditembak oleh zionis Israel dan dengan kuasa-Nya, peluru sniper tersebut tidak bisa menembus kepala syekh.
[DISINFORMASI] Pengadilan PBB Keluarkan Surat Penangkapan Terhadap Wiranto
Baru-baru ini isu pengadilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan surat penangkapan terhadap Wiranto beredar luas dan menjadi viral di media sosial.
[DISINFORMASI] Tolak Angin Dilarang Dikonsumsi di Amerika
Beredar sebuah unggahan foto produk tolak angin dengan lebel "Prop 65 Warning" yang merupakan label peringatan di negara bagian California Amerika pada produk yang mengandung bahan kimia dan dianggap bisa menyebabkan kanker, dan disebutkan dilarang dikonsumsi di Amerika.
[DISINFORMASI] Sweeping HP oleh TNI POLRI
Telah beredar unggahan pada media sosial facebook dengan narasi unggahan tersebut “ Sweeping HP TNI POLRI sudah di mulai di setiap transportasi umum maupun pribadi. Hati-hati bagi teman-teman yang berangkat ke Jakarta. Kosongkan HP dari grup-grup yang bernuansa pendukung 02. Bila perlu uninstal apk WhatsApp Facebook dll. setelah tiba di Jakarta baru instal kembali. Semoga bermanfaat” .
[DISINFORMASI]  Rini Soemarno Tawarkan PT Inalum ke China
Beredar sebuah judul artikel berita yang menuliskan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tawarkan PT Inalum ke China. Judul berita tersebut juga banyak dibagikan oleh beberapa akun di media sosial facebook dan ditambahkan narasi yang cenderung bernada provokatif yang mengesankan Rini Soemarno menawarkan PT Inalum ke China untuk dijual.
[DISINFORMASI] 10.000 Pasukan Bermacam Suku Dayak Datang Ke Jakarta Ikuti Aksi Save KPU 22 Mei
Beredar sebuah video sekelompok besar orang yang mempertontonkan aksi dan tarian. Video tersebut diberi narasi bahwa orang-orang tersebut merupakan 10.000 pasukan dari berbagai macam suku Dayak di seluruh Kalimantan yang akan tiba di Jakarta untuk mengikuti aksi Save KPU 22 Mei.