Category: DISINFORMASI

[DISINFORMASI] Kemenag: Korupsi Itu Perbedaan dalam Mencari Rezeki, Tidak Bertentangan dengan Syariat
Telah beredar postingan di media sosial berupa foto Menteri Lukman Hakim dengan narasi Kemenag: Korupsi Itu Perbedaan Dalam Mencari Rezeki, Tidak Bertentangan Dengan Syariat.
[DISINFORMASI] Dokter di Wamena Meninggal Dibakar Massa
Telah beredar informasi di media sosial mengenai kabar meninggalnya seorang dokter bernama Dokter Soeko Marsetiyo yang diduga meninggal karena dibakar massa.
[DISINFORMASI] Polisi Kena Panah Hanya Akting
Telah beredar postingan di media sosial berupa foto dan video yang menampilkan salah satu anggota polisi mengalami penusukan anak panah di bagian bahu kanan. Dalam postingan tersebut, pengunggah menyebutkan apa yang dialami polisi itu adalah rekayasa atau akting.
[DISINFORMASI] Sering Makan Mie Instan Dapat Menyebabkan Tumor Payudara
Beredar sebuah postingan di media sosial yang memberikan informasi bahwa terlalu sering makan mie instan dapat menyebabkan tumor payudara. Postingan tersebut dengan narasi "kena tumor payudara karena keseringan makan mie instan"
[DISINFORMASI] Titiek Soeharto Jadi Delegasi Indonesia dalam Sidang Umum PBB 2019
Beredar kabar yang menyebut Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2019.
[DISINFORMASI] Polisi Mengeluarkan Senjata Api di Depan Anak-Anak
Jagat maya kembali dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi mengeluarkan pistol di hadapan sejumlah pelajar saat cekcok di KRL. Aksi tersebut menjadi kontroversi bahkan seorang pengguna Facebook dalam unggahannya menilai aparat polisi kini sudah membabi buta terhadap rakyat.
[DISINFORMASI] Mahasiswa Usir Penumpang Gelap dari Barisan
Beredar postingan di media sosial tentang Mahasiswa usir penumpang gelap dari barisan dengan unjuk rasa video Sri Bintang Pamungkas.
[DISINFORMASI] Perbedaan Arahan Polri dan TNI
Beredar kembali video yang menampilkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memberikan arahan terhadap anggotanya, namun kali ini unggahan video Kapolri tersebut disandingkan dengan video salah satu Komandan TNI sedang memberikan arahan terhadap Prajurit Cakra Kostrad. Dalam video unggahannya ditampilkan arahan Kapolri yang mengucapkan "Masyarakat, boleh gak ditembak". Diduga video tersebut sengaja di posting untuk memberikan sentimen negatif terhadap Institusi Polri dan bersamaan dengan dilakukannya pengamanan oleh Polri terhadap beberapa aksi demonstrasi yang terjadi dalam sepekan terakhir.
[DISINFORMASI] Video Yel-yel Prajurit Raider “Macane Dadi Kucing”
Sebuah akun diketahui telah mengunggah video yang memperlihatkan sejumlah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang menyanyikan sebuah yel-yel. Namun penggalan yel-yel "macane dadi kucing" (arti: macan jadi kucing) dinarasikan oleh pengunggah sebagai bentuk sindiran para prajurit TNI kepada seseorang. "Ini nyanyian Prajurit TNI nyindir siapa yaa..Sadarlah kumis tebal tetapi memble…”