Category: JPP

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Nufransa Wira Sakti menyatakan bahwa foto Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menunjukkan keterangan bahwa Menkeu memiliki lebih dari 1.200 Bitcoin adalah tidak benar (hoax). Ia menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan hasil dari olah digital dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa Menkeu tidak mempunya Bitcoin dan telah melakukan konfirmasi dengan pihak CNN Indonesia, dan menyatakan bahwa pihak CNN Indonesia tidak pernah menyiarkan berita tersebut. Kepala Biro KLI juga menjelaskan tentang beredarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) palsu tentang Pelaksanaan Metode Penggantian Simpanan Masyarakat ke Pemerintah Dalam Bentuk Tunai. Masyarakat diimbau agar berhati-hati dan tetap waspada dengan informasi yang beredar, dan melakukan konfirmasi kepada pihak yang terkait.
HOAX! Berita Yusril Ihza Mahendra Menangkan Gugatan HTI terhadap Pemerintah Tidak Benar
“Jangan dipercaya. Jelas sidang masih berlangsung, Kamis (11/1/2018) lalu proses Pembuktian dari Tergugat. Kamis (18/1/2018) ini masih juga Pembuktian Tertulis juga dari Penggugat. Jadi itu jelas hoax," tegas Ridwan yang juga Pengurus Pusat RMI NU PBNU ini. Menurut Ridwan, hal ini pernah juga terjadi persis sama, yakni saat proses pemeriksaan Pendahuluan yang lalu. ”Saya tidak tahu maksud para penyebar berita hoax tersebut dengan menyebarkan kabar bohong seperti itu. Apakah mereka memang penyebar berita-berita hoax seperti itu, saya tidak tahu,” ujar Ridwan.
Viral, Istana Pastikan Teks Pidato Presiden Soal Pilkada Hoax
Berita bohong atau hoax berupa pesan berantai di media sosial (medsos) yang berisikan pidato Presiden Joko Widodo tentang adanya ancaman terhadap kondisi keamanan di Tanah Air dari sejumlah kelompok masyarakat terkait hasil Pilkada DKI Jakarta pada 2017 beredar luas. "Perlu ditegaskan, Presiden Joko Widodo tidak pernah menghadiri acara dimaksud apalagi menyampaikan pidato yang ada dalam pesan tersebut," tegas Bey. Ia memastikan pula bahwa penyebaran pesan berantai tersebut merupakan ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.
HOAX! Pesan Berantai Pidato Presiden tentang Pilkada DKI Jakarta
Menanggapi beredarnya sebuah pesan berantai di media sosial (medsos) yang berisikan pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang adanya ancaman terhadap kondisi keamanan di Tanah Air dari sejumlah kelompok masyarakat terkait hasil Pilkada DKI Jakarta tahun 2017, Istana Kepresidenan memastikan bahwa pesan berantai tersebut merupakan berita bohong atau hoax. Perlu ditegaskan, Kepala Negara tidak pernah menghadiri acara dimaksud apalagi menyampaikan pidato yang ada dalam pesan tersebut. Dapat dipastikan pula bahwa penyebaran pesan berantai tersebut merupakan ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.
Formulir Pendaftaran Penduduk Viral, Dirjen Dukcapil Kemendagri: Itu Hoax!
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan foto Formulir Pelaporan Kelahiran yang beredar viral belakangan ini di media sosial (Medsos) adalah tidak benar alias hoax atau kabar bohong. Dalam berita hoax tersebut, terlampir Formulir Pelaporan Kelahiran yang berlaku sebelum tahun 2006. Saat ini, pengaturan pendaftaran penduduk telah diatur melalui Permendagri Nomor 19 Tahun 2010 Tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2010, Formulir F-2.01 sudah tidak mencantumkan penggolongan penduduk. Sekarang, penduduk hanya dibedakan atas WNI dan Orang Asing (WNA)
Hoax, Informasi Loker Imam Masjid untuk Sejumlah Negara
Pesan viral tentang pendaftaran Imam Masjid untuk ditempatkan di luar negeri dipastikan sebagai informasi yang tidak benar atau hoax belaka. Pasalnya, Direktorat Penerangan Islam belum pernah memberikan informasi resmi pendaftaran calon imam masjid di luar negeri baik secara tertulis maupun melalui situs resmi Ditjen Bimas Islam.
Tepis Hoax Terkena Stroke, Wapres: Baru Saja Saya Makan Bareng Presiden
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla membantah isu yang mengabarkan bahwa dirinya sedang mengalami sakit keras atau terserang stroke. Pagi harinya, dirinya bahkan memimpin rapat bersama pengurus Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Makassar (IKA Unhas) di rumah dinasnya. Setelah itu, Ia beranjak ke kantor dan melaksanakan salat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Presiden, bersama dengan Presiden Joko Widodo. Seperti diketahui, sejak semalam beredar hoax atau berita bohong di media sosial yang menyebutkan Wapres terkena serangan jantung dan dibawa berobat ke Singapura. Berita itu diimbuhi dengan foto Wapres yang dikawal Paspampres menaiki sebuah pesawat. Foto tersebut sesungguhnya adalah foto yang diambil pada tahun 2015 ketika Wapres meninjau pesawat evakuasi medis di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sesaat sebelum lepas landas ke Manila, Filipina, untuk menghadiri KTT APEC.