Category: Kemenag

[DISINFORMASI] Kelompok Jamaah Tabligh Telah Sampai di Papua untuk Berjihad
Belakangan isu adanya gerakan jihad ke Wamena menjadi perhatian masyarakat di Papua. Isu ini diawali dari kedatangan Jamaah Tabligh pimpinan H. Nasir yang kemudian dikait-kaitkan dengan isu jihad pasca kerusuhan di Papua.
[DISINFORMASI] Kemenag Akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah
Beredar adanya isu rencana penghapusan materi tentang perang yang terdapat pada buku pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) yang diajarkan di Sekolah Madrasah oleh Kementrian Agama Republik Indonesia.
[DISINFORMASI] Banjir Bandang di Mina
Telah beredar sebuah postingan berupa foto dan video yang memberikan informasi bahwa telah terjadi Banjir bandang di Mina.
[HOAKS] Pencabutan Peraturan Pendirian Rumah Ibadah
Telah beredar sebuah informasi yang menjelaskan bahwa menteri agama dan menteri dalam negeri sepakat akan mencabut peraturan Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pendirian Rumah Ibadah.
[HOAKS] Info Sertifikasi Khotib
Telah beredar di media sosial platform Facebook, tentang informasi Sertifikasi Khotib, seperti dalam postinya narasinya menyatakan bahwa Info Sertifikasi Khotib mempunyai persyaratan, ada Kegiatan Sertifikasi, Kewajiban Khatib bersertifikat, Hak khatib bersertifikasi dari Kemenag.
[DISINFORMASI] Investigasi Pengibaran Bendera Ar Rayah dan Al Liwa Bentuk Diskriminasi dari Kemenag
Beredar informasi di media sosial, yang narasinya, bahwa apa yang dilakukan Kementerian Agama itu membuat Islam sebagai agama mayoritas, tersisihkan. “Menteri Agama yang notabene beragama Islam pun mendukung dan membela segala bentuk diskriminasi terhadap Islam tersebut,”.
[DISINFORMASI] Kementerian Agama Angkat Pendeta Sebagai Kepala Kemenag Gresik
Beredar pesan berantai di media sosial yang mengunggah sebuah gambar karangan bunga ucapan selamat atas di lantiknya Markus,S.Pd,M.Pd sebagai Kepala Kemenag Gresik. Karangan bunga tersebut tertulis dari Pendeta Gereja Kemah Tabernakel, Hendry Hariyono, gambar tersebut diikuti dengan narasi "Satu persatu urusan umat islam diurus oleh non islam dan pendeta. Hancur hancur dan bisa hancur umat islam.