Category: Kemendagri

Mendagri Tegaskan Kabar 72 Juta e-KTP Hilang adalah Hoax!
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa informasi di dunia maya yang menyebutkan sebanyak 72 juta Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) hilang adalah hoax alias kabar bohong. "Sampai saat ini data KTP elektronik aman. Sistem keamanan dibuat berlapis," tegas Menteri Tjahjo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (19/3/2018). Menurutnya, blanko e-KTP yang tersedia sampai saat ini hanya berjumlah 20 juta keping. Jadi, kata dia, sungguh tak masuk akal kalau dikatakan 72 juta e-KTP hilang.
Kemendagri Nyatakan Hoax Soal Aktivasi KTP-el
JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan berita di media sosial terkait perlunya aktivasi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (KTP-el) yang dicetak sebelum 2013 bukan bersumber dari Ditjen Dukcapil pusat.
Mendagri Angkat Bicara Soal Berita Hoax Hilangnya Data NIK dan KK
Berita palsu atau hoax terkait data kependudukan beredar luas di masyarakat, terutama media sosial (Medsos). Kali ini, beredar hoax bahwa ada 72 juta data KTP-el yang kosong atau hilang. Menaggapi hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo langsung angkat bicara. “Terkait dengan hoax yang beredar, saya perlu menjelaskan, pertama NIK dan nomor KK yang digunakan registrasi kartu seluler tak bisa digunakan untuk fraud perbankan,” ujar Tjahjo
Penduduk Perlu Ganti KK Setelah Registrasi Kartu Prabayar
"Terkait dengan isu hoax di media sosial yang kemarin terus menyerang Ditjen Dukcapil, bahwa semua data teman-teman yang melakukan registrasi kartu prabayar saya jamin aman. Yang menggunakan web service Dukcapil Kemendagri aman, tidak ada data yang keluar, tidak ada data yang bocor," terang Zudan dalam diskusi mingguan di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3/2018). "Dan bagi penduduk yang sudah melakukan registrasi tidak perlu mengganti kartu keluarganya. Karena isunya begitu, ada tulisan dan foto saya, diisukan sesuai saran Dirjen Dukcapil, jika sudah melakukan registrasi kartu prabayar untuk segera mengganti kartu keluarga karena datanya tidak aman," sambung dia.
[Klarifikasi] Bantahan Dirjen Dukcapil NIK dan KK-nya Dibajak Orang Lain
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arief Fakrulloh membantah pemberitaan sebuah media online yang memberitakan NIK dan KK miliknya dipakai orang lain
Formulir Pendaftaran Penduduk Viral, Dirjen Dukcapil Kemendagri: Itu Hoax!
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan foto Formulir Pelaporan Kelahiran yang beredar viral belakangan ini di media sosial (Medsos) adalah tidak benar alias hoax atau kabar bohong. Dalam berita hoax tersebut, terlampir Formulir Pelaporan Kelahiran yang berlaku sebelum tahun 2006. Saat ini, pengaturan pendaftaran penduduk telah diatur melalui Permendagri Nomor 19 Tahun 2010 Tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2010, Formulir F-2.01 sudah tidak mencantumkan penggolongan penduduk. Sekarang, penduduk hanya dibedakan atas WNI dan Orang Asing (WNA)