Category: KLARIFIKASI

BMKG: Prediksi Gempa 7,0 SR Hoax!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyesalkan terus beredarnya berita palsu (hoax) dan menyesatkan seputar gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), seperti prediksi gempa magnitudo 7,0 yang beredar di media sosial. "Informasi ini disebarluaskan oleh pihak yang mengatasnamakan organisasi Earthquakes Weather, yang menimbulkan keresahan masyarakat," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (18/8/2018).
BNPB Bantah Isu Bantuan Masyarakat Melalui PT Pos Indonesia Diklaim Bantuan Presiden
Di sosial media, khususnya Facebook, beredar luas keluhan masyarakat terkait bantuan korban gempa bumi Lombok yang dikirimkan melalui PT Pos Indonesia (Persero). Dalam keluhannya, bantuan masyarakat tersebut diklaim sebagai bantuan BNPB dan BPBD Nusa Tenggara Barat (NTB). Bahkan, ada juga yang menyatakan bahwa bantuan tersebut diklaim sebagai bantuan Presiden. "Itu semua tidak benar," tegas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (17/8/2018).
HOAX, Gempa Lombok Picu Megatrust
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan isu mengenai gempa Lombok yang akan memicu aktifnya gempa megathrust Selatan Jawa - Selat Sunda adalah kabar bohong (hoax). Kedua gempa tersebut dinilai memiliki sumber gempa yang berbeda dengan jarak yang sangat jauh. "Itu Hoax, jangan percaya. Tidak benar kalau gempa Lombok akan memicu gempa megathrust Selatan Jawa. Video yang banyak beredar merupakan video lama dan tidak ada hubungannya dengan gempa Lombok," ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Kamis (2/8/2018).
Permasalahan Vaksin di China
PENJELASAN BPOM RI TENTANG PERMASALAHAN VAKSIN DI CHINA Sehubungan dengan pemberitaan media terkait vaksin rabies dan vaksin difteri, pertusis, dan tetanus (DPT) yang diproduksi oleh Industri Farmasi Changsheng Biotechnology di China, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Vaksin adalah produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme yang sudah mati atau masih hidup yang dilemahkan, masih utuh atau bagiannya, atau berupa toksin mikroorganisme yang telah diolah menjadi toksoid atau protein rekombinan, untuk menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu. 2. Vaksin rabies dan vaksin difteri, pertusis, dan tetanus (DPT) produksi Changsheng Biotechnology China yang diberitakan telah dihentikan produksinya dan ditarik dari peredaran. Penghentian produksi dan penarikan produk dilakukan karena vaksin tersebut tidak sesuai standar. 3. Berdasarkan data di BPOM RI, vaksin produksi Changsheng Biotechnology China tersebut tidak terdaftar di Indonesia. 4. Vaksin impor hanya dapat diedarkan di Indonesia setelah melalui tahapan sampling, pengujian laboratorium serta evaluasi seluruh data keamanan vaksin oleh BPOM RI. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala BPOM Nomor 30 tahun 2017 tentang Pemasukan Obat dan Makanan ke dalam Wilayah Indonesia. 5. Dalam hal pengawasan produk vaksin, BPOM RI diakui sebagai lembaga yang terkualifikasi, bermutu dengan jaminan sistem pengawasan yang baik dan handal sesuai standar internasional (WHO). 6. BPOM RI akan terus memantau dan menindaklanjuti permasalahan ini. Jika masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi contact center HALO BPOM RI di nomor telepon 1-500-533 atau sms 0-8121-9999-533 atau email halobpom@pom.go.id atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) di seluruh Indonesia