[DISINFORMASI] Mahasiswa Usir Penumpang Gelap dari Barisan

[DISINFORMASI] Mahasiswa Usir Penumpang Gelap dari Barisan

Beredar postingan di media sosial tentang Mahasiswa usir penumpang gelap dari barisan dengan unjuk rasa video Sri Bintang Pamungkas.

[HOAKS] Langganan Netflix Anda Telah Dibatalkan

[HOAKS] Langganan Netflix Anda Telah Dibatalkan

Beredar informasi melalui Email terkait masalah pembayaran pengguna Netflix. Dalam informasi tersebut mengklaim bahwa akun Netflix anda telah dibatalkan, setelah itu dikasih petunjuk dengan mengklik tombol "Aktifkan kembali Berlangganan" untuk mengembalikan akun anda.

[HOAKS] Info Bobotoh Demo Tolak RUU Siang Ini

[HOAKS] Info Bobotoh Demo Tolak RUU Siang Ini

Telah beredar melalui media sosial sebuah poster digital yang memuat informasi tentang Bobotoh Persib akan melakukan aksi turun ke jalan menolak sejumlah RUU kontroversi. Dalam poster digital itu, terlihat ada empat foto yang masing-masing mewakili kelompok Bobotoh dari mulai Viking, Bomber, Ultras dan Casual. Dalam poster dijelaskan aksi akan dilakukan pada Senin (30/9/2019) mulai pukul 12.00 WIB. Aksi akan bertempat di Gedung Sate Bandung.

[HOAKS] Institut Pembuat Bom Nuklir

[HOAKS] Institut Pembuat Bom Nuklir

Telah beredar postingan di media sosial Twitter yang menampilkan sebuah foto yang dinarasikan "Ini Institut Pembuat Bom Nuklir." dan disertai dengan narasi dari tangkapan layar yang berisi "Truck truck bermuatan besar tampak terlihat bawa benda asing apakah ini rudal kawan?,semoga tidak terjadi perang, damai indonesiaku."

[HOAKS] Pembantaian Suku Jawa, Padang, dan Bugis di Wamena Papua, Lebih dari 200 Orang Tewas Media Dibungkam

[HOAKS] Pembantaian Suku Jawa, Padang, dan Bugis di Wamena Papua, Lebih dari 200 Orang Tewas Media Dibungkam

Seorang pengguna media sosial Facebook mengunggah tulisan yang bernarasi "Pembantaian Suku Jawa Padang dan Bugis di Wamena Papua, lebih 200org tewas, Media dibungkam…”

[DISINFORMASI] Perbedaan Arahan Polri dan TNI

[DISINFORMASI] Perbedaan Arahan Polri dan TNI

Beredar kembali video yang menampilkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memberikan arahan terhadap anggotanya, namun kali ini unggahan video Kapolri tersebut disandingkan dengan video salah satu Komandan TNI sedang memberikan arahan terhadap Prajurit Cakra Kostrad. Dalam video unggahannya ditampilkan arahan Kapolri yang mengucapkan "Masyarakat, boleh gak ditembak". Diduga video tersebut sengaja di posting untuk memberikan sentimen negatif terhadap Institusi Polri dan bersamaan dengan dilakukannya pengamanan oleh Polri terhadap beberapa aksi demonstrasi yang terjadi dalam sepekan terakhir.

[DISINFORMASI] Video Yel-yel Prajurit Raider “Macane Dadi Kucing”

[DISINFORMASI] Video Yel-yel Prajurit Raider “Macane Dadi Kucing”

Sebuah akun diketahui telah mengunggah video yang memperlihatkan sejumlah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) sedang menyanyikan sebuah yel-yel. Namun penggalan yel-yel "macane dadi kucing" (arti: macan jadi kucing) dinarasikan oleh pengunggah sebagai bentuk sindiran para prajurit TNI kepada seseorang. "Ini nyanyian Prajurit TNI nyindir siapa yaa..Sadarlah kumis tebal tetapi memble…”

[HOAKS] Ajakan Demo Siswa ke Gedung DPRD Lampung

[HOAKS] Ajakan Demo Siswa ke Gedung DPRD Lampung

Beredar sebuah pesan di media sosial ajakan kepada siswa di Lampung untuk turun ke jalan melakukan aksi di kantor DPRD pada tanggal 26 September 2019.

[HOAKS] Tsunami dan Gempa Ambon Hasil Riset

[HOAKS] Tsunami dan Gempa Ambon Hasil Riset

Beredar kabar di media sosial Facebook dengan narasi bahwa telah ada sebuah riset yang dilakukan dan dari riset tersebut disimpulkan gelombang tsunami akan terjadi di lautan wilayah Ambon dan sekitarnya.

[DISINFORMASI] PBB Tolak Usulan Referendum Papua

[DISINFORMASI] PBB Tolak Usulan Referendum Papua

Telah beredar postingan di media sosial dan pesan berantai yang menampilkan foto Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi di PBB dengan narasi "PBB tolak usulan referendum Papua. PBB tetap mendukung kedaulatan Indonesia atas Papua sehingga menutup peluang referendum bagi para tokoh dan simpatisan OPM. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menangis terharu, ketika PBB menyatakan menolak usulan negara-negara Asia Pasifik untuk Referendum Papua dan Mengakui Papua ada bagian integral dari Indonesia."