[SALAH] Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI PROVOKASI Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI

[SALAH] Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI PROVOKASI Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI

“Informasi yang disebar bersama video itu adalah hoax. Data tentang Serma Aris dalam video viral tersebut adalah data palsu yang dibuat orang yang tidak tahu [...]

The post [SALAH] Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI PROVOKASI Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI appeared first on TurnBackHoax.

[SALAH] “Sinyal Internet Untuk Di Berhentikan Di Seluruh Indonesia”

[SALAH] “Sinyal Internet Untuk Di Berhentikan Di Seluruh Indonesia”

Pesan berantai yang menyebutkan sinyal internet diberhentikan di seluruh Indonesia merupakan informasi palsu. Sebab, narasi semacam itu sudah beberapa kali muncul tiga kali pada bulan [...]

The post [SALAH] “Sinyal Internet Untuk Di Berhentikan Di Seluruh Indonesia” appeared first on TurnBackHoax.

[DISINFORMASI] Tadi Malam Kantor FPI Petamburan Jakarta Barat Diserang Secara Membabi Buta

[DISINFORMASI] Tadi Malam Kantor FPI Petamburan Jakarta Barat Diserang Secara Membabi Buta

Beredar di media sosial mengenai kabar bahwa kantor FPI Petamburan diserang secara membabi buta menggunakan gas air mata, peluru karet, serta peluru asli. Banyak dari mereka yang mengalami muntah-muntah dan terluka. Kejadian tersebut disinyalir terjadi pukul 21.00 tanggal 22 Mei 2019.

[DISINFORMASI] 16 Daftar Nama Demonstran Meninggal Pada Aksi 21-22 Mei

[DISINFORMASI] 16 Daftar Nama Demonstran Meninggal Pada Aksi 21-22 Mei

Pasca aksi demo 21-22 Mei yang sempat terjadi kericuhan, beredar sebuah pesan berantai yang berisikan 16 daftar nama demonstran yang meninggal pada kejadian tersebut. Di akhir pesan itu juga tertulis Tim Monitoring Lapangan, Syamsul Bachri A Tambengi yang mengatasnamakan diri sebagai pemilik data 16 korban meninggal yang kini beredar di WhatsApp Group itu.

[HOAKS] Mereka yang Dirawat di Rumah Sakit karena Luka-Luka Menanggung Sendiri Biaya Rumah Sakitnya

[HOAKS] Mereka yang Dirawat di Rumah Sakit karena Luka-Luka Menanggung Sendiri Biaya Rumah Sakitnya

Telah beredar di media sosial platform Facebook, tentang biaya perawatan aksi demo 22 mei 2019, seperti dalam postingan tersebut narasinya menyatakan bahwa "Demo ke pemerintah,ke KPU,ke Bawaslu,ada kerusuhan dan ada korban di sana-sini, Pertanyaannya,siapa yg bertanggungjawab kl ada korban dari pendemo?Kalau pemerintah suruh nanggung semua,bisa bangkrut negara. Pada akhirnya,mereka yg dirawat di rumah sakit karena luka2,menanggung sendiri biaya rumah sakitnya.

[DISINFORMASI] Whatsapp Diblok Pada Aksi 22 Mei 2019

[DISINFORMASI] Whatsapp Diblok Pada Aksi 22 Mei 2019

Bertepatan dengan aksi massa pada tanggal 22 Mei 2019, beredar kabar telah diblokir salah satu platform media sosial yakni, Whatsapp, dan ramai diperbincangkan netizen. Tidak sedikit yang memelintir isu pemblokiran Whatsapp ini dengan berbagai isu provokatif dan fitnah untuk menggiring opini negatif netizen(masyarakat).

[DISINFORMASI] Ma'ruf Pastikan Amalia Raissa Masuk Kabinet Jika Dirinya Wapres

[DISINFORMASI] Ma'ruf Pastikan Amalia Raissa Masuk Kabinet Jika Dirinya Wapres

Telah beredar sebuah gambar dari hasil tangkapan layar pada artikel di laman situs detiknews dengan judul "Ma'ruf Pastikan Amalia Raissa Masuk Kabinet Jika Dirinya Jadi Wapres".

[DISINFORMASI] Rakyat Mulai Berdatangan dari Setiap Provinsi untuk Menuntut Kecurangan KPU

[DISINFORMASI] Rakyat Mulai Berdatangan dari Setiap Provinsi untuk Menuntut Kecurangan KPU

Telah beredar luas postingan di media sosial Facebook, beberapa gambar yang bertuliskan "Rakyat mulai berdatangan..dari berbagai provinsi menuntut keadilan..KPU jangan curang"

[DISINFORMASI] Jenazah Dibuang di Semak-semak TPU DKI

[DISINFORMASI] Jenazah Dibuang di Semak-semak TPU DKI

Telah beredar postingan di media sosial yang berisi beberapa foto yang menunjukan jenazah yang telah dikenakan kain kafan yang sedang diangkat oleh 2 orang petugas TPU dan diletakan di dalam peti. Foto tersebut banyak beredar di media sosial dan pesan berantai dengan narasi yang menyebutkan bahwa jenazah tersebut dibuang di semak-semak yang berada di TPU tersebut.

[DISINFORMASI] Kapolri: Masyarakat Boleh Ditembak

[DISINFORMASI] Kapolri: Masyarakat Boleh Ditembak

Beredar sebuah postingan video di media sosial yang menampilkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang tampak berbicara dengan anggotanya. Postingan video tersebut diikuti narasi "masyarakat boleh ditembak,ditembak pakai senjata yang dibeli oleh uang masyarakat".