Luhut: Kabar Pencalonan Dirinya pada Pilpres 2019 Fitnah Keji

Luhut: Kabar Pencalonan Dirinya pada Pilpres 2019 Fitnah Keji

Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kabar yang menyebut dirinya akan maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019 adalah tidak benar atau hoax. Sebelumnya, beredar sebuah undangan bertajuk Deklarasi Pasangan Kebangsaan Menuju Pilpres 2019 yang menyebutkan bahwa nama AM Hendropriyono dan Luhut Pandjaitan akan berpasangan sebagai capres dan cawapres 2019. Luhut menegaskan dirinya dan Hendropriyono telah berkawan baik sejak puluhan tahun lalu. Meski keduanya sama-sama sebagai prajurit Kopassus, tetapi ia mengaku tidak pernah berbicara mengenai masalah pencalonan dalam Pilpres.

BMKG Tegaskan Kabar Adanya Gempa Susulan adalah HOAX!

BMKG Tegaskan Kabar Adanya Gempa Susulan adalah HOAX!

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa kabar yang beredar terkait gempa bumi susulan berkekuatan 7,5 SR di Provinsi Banten dan sekitarnya pada pukul 22.30-23.59 WIB merupakan tidak benar atau hoax. Berita tidak benar itu muncul setelah terjadinya gempa yang melanda Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, pada Selasa (23/1/2018) siang. Hingga Selasa petang, aktivitas gempa susulan di selatan Banten sudah mencapai 26 kali kejadian dengan kekuatan yang terus melemah, sehingga sangat kecil potensi akan terjadi gempa susulan yang kekuatannya besar.

Aksi Mogok Massal Taksi Online

Aksi Mogok Massal Taksi Online

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menanggapi isu terkait aksi mogok massal yang akan dilakukan oleh taksi online. Pihaknya mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar atau hoax. "Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir. Informasi tersebut tidak benar," kata Budi dalam rilis yang diterima detikFinance, Sabtu (27/1/2018).

Ini Penjelasan Kemenkes Soal Vaksin Difteri Bikin Komplikasi Jantung

Ini Penjelasan Kemenkes Soal Vaksin Difteri Bikin Komplikasi Jantung

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menepis kabar yang berkembang bahwa vaksin difteri dapat menyebabkan komplikasi jantung. Adanya broadcast massage yang sempat viral tentang penyakit myocarditis setelah melakukan vaksinasi difteri juga dibantah. Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Untung Suseno, vaksin difteri salah satu manfaatnya adalah menjadi penghalang masuknya kuman difteri, sehingga mampu mencegah terjadinya peradangan pada otot jantung atau yang sering disebut penyakit myocarditis.

Waspadai Hoax Volunter Asian Games 2018

Waspadai Hoax Volunter Asian Games 2018

Informasi menyimpang terkait kebutuhan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 Jakarta Palembang kembali merebak. Hoax atau kabar bohong dan disebar pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terkait pencarian volunter dengan iming-iming honor sebesar Rp600 ribu/hari. Menjawab maraknya berita hoax tersebut, Ketua Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan berita palsu dan tidak dikeluarkan oleh Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC). Saat ini, INASGOC belum kembali membuka pendaftaran volunter untuk Games Times. Semua informasi dan pendaftaran bisa dilakukan melalui website resmi Asian Games 2018, www.asiangames2018.id dan semua proses rekrutmen dilakukan departemen human resources INASGOC

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Nufransa Wira Sakti menyatakan bahwa foto Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menunjukkan keterangan bahwa Menkeu memiliki lebih dari 1.200 Bitcoin adalah tidak benar (hoax). Ia menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan hasil dari olah digital dari pihak yang tidak bertanggung jawab. "Kalau ada yang menerima foto Menteri Keuangan dalam berita TV CNN Indonesia yang menyatakan bahwa Menteri Sri Mulyani Indrawati mempunyai sejumlah besar Bitcoin, maka berita tersebut adalah hoax besar," jelas Kepala Biro KLI melalui akun facebook-nya pada Selasa (16/01).

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani  Tidak Memiliki Bitcoin

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Nufransa Wira Sakti menyatakan bahwa foto Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menunjukkan keterangan bahwa Menkeu memiliki lebih dari 1.200 Bitcoin adalah tidak benar (hoax). Ia menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan hasil dari olah digital dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kepala Biro KLI juga menjelaskan bahwa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pelaksanaan Metode Penggantian Simpanan Masyarakat ke Pemerintah Dalam Bentuk Tunai adalah palsu.

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Nufransa Wira Sakti menyatakan bahwa foto Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menunjukkan keterangan bahwa Menkeu memiliki lebih dari 1.200 Bitcoin adalah tidak benar (hoax). Ia menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan hasil dari olah digital dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa Menkeu tidak mempunya Bitcoin dan telah melakukan konfirmasi dengan pihak CNN Indonesia, dan menyatakan bahwa pihak CNN Indonesia tidak pernah menyiarkan berita tersebut. Kepala Biro KLI juga menjelaskan tentang beredarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) palsu tentang Pelaksanaan Metode Penggantian Simpanan Masyarakat ke Pemerintah Dalam Bentuk Tunai. Masyarakat diimbau agar berhati-hati dan tetap waspada dengan informasi yang beredar, dan melakukan konfirmasi kepada pihak yang terkait.

PMK 10/PMK.06.TEK/2017, HOAX!

PMK 10/PMK.06.TEK/2017, HOAX!

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa Petunjuk Teknis Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 10/PMK.06.TEK/2017 tentang Pelaksanaan Metode Penggantian Simpanan Masyarakat ke Pemerintah Dalam Bentuk Tunai yang ditetapkan pada tanggal 15 Februari 2017 merupakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) palsu.

HOAX! Berita Yusril Ihza Mahendra Menangkan Gugatan HTI terhadap Pemerintah Tidak Benar

HOAX! Berita Yusril Ihza Mahendra Menangkan Gugatan HTI terhadap Pemerintah Tidak Benar

“Jangan dipercaya. Jelas sidang masih berlangsung, Kamis (11/1/2018) lalu proses Pembuktian dari Tergugat. Kamis (18/1/2018) ini masih juga Pembuktian Tertulis juga dari Penggugat. Jadi itu jelas hoax," tegas Ridwan yang juga Pengurus Pusat RMI NU PBNU ini. Menurut Ridwan, hal ini pernah juga terjadi persis sama, yakni saat proses pemeriksaan Pendahuluan yang lalu. ”Saya tidak tahu maksud para penyebar berita hoax tersebut dengan menyebarkan kabar bohong seperti itu. Apakah mereka memang penyebar berita-berita hoax seperti itu, saya tidak tahu,” ujar Ridwan.