Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani  Tidak Memiliki Bitcoin

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Nufransa Wira Sakti menyatakan bahwa foto Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menunjukkan keterangan bahwa Menkeu memiliki lebih dari 1.200 Bitcoin adalah tidak benar (hoax). Ia menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan hasil dari olah digital dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kepala Biro KLI juga menjelaskan bahwa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pelaksanaan Metode Penggantian Simpanan Masyarakat ke Pemerintah Dalam Bentuk Tunai adalah palsu.

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin

Waspada HOAX: Menkeu Sri Mulyani Tidak Memiliki Bitcoin

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Nufransa Wira Sakti menyatakan bahwa foto Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang menunjukkan keterangan bahwa Menkeu memiliki lebih dari 1.200 Bitcoin adalah tidak benar (hoax). Ia menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan hasil dari olah digital dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa Menkeu tidak mempunya Bitcoin dan telah melakukan konfirmasi dengan pihak CNN Indonesia, dan menyatakan bahwa pihak CNN Indonesia tidak pernah menyiarkan berita tersebut. Kepala Biro KLI juga menjelaskan tentang beredarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) palsu tentang Pelaksanaan Metode Penggantian Simpanan Masyarakat ke Pemerintah Dalam Bentuk Tunai. Masyarakat diimbau agar berhati-hati dan tetap waspada dengan informasi yang beredar, dan melakukan konfirmasi kepada pihak yang terkait.

PMK 10/PMK.06.TEK/2017, HOAX!

PMK 10/PMK.06.TEK/2017, HOAX!

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa Petunjuk Teknis Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 10/PMK.06.TEK/2017 tentang Pelaksanaan Metode Penggantian Simpanan Masyarakat ke Pemerintah Dalam Bentuk Tunai yang ditetapkan pada tanggal 15 Februari 2017 merupakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) palsu.

HOAX! Berita Yusril Ihza Mahendra Menangkan Gugatan HTI terhadap Pemerintah Tidak Benar

HOAX! Berita Yusril Ihza Mahendra Menangkan Gugatan HTI terhadap Pemerintah Tidak Benar

“Jangan dipercaya. Jelas sidang masih berlangsung, Kamis (11/1/2018) lalu proses Pembuktian dari Tergugat. Kamis (18/1/2018) ini masih juga Pembuktian Tertulis juga dari Penggugat. Jadi itu jelas hoax," tegas Ridwan yang juga Pengurus Pusat RMI NU PBNU ini. Menurut Ridwan, hal ini pernah juga terjadi persis sama, yakni saat proses pemeriksaan Pendahuluan yang lalu. ”Saya tidak tahu maksud para penyebar berita hoax tersebut dengan menyebarkan kabar bohong seperti itu. Apakah mereka memang penyebar berita-berita hoax seperti itu, saya tidak tahu,” ujar Ridwan.

HOAX! Berita Yusril Ihza Mahendra Menangkan Gugatan HTI terhadap Pemerintah Tidak Benar

HOAX! Berita Yusril Ihza Mahendra Menangkan Gugatan HTI terhadap Pemerintah Tidak Benar

Hoax atau berita palsu yang menyesatkan kembali disebar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kali ini, yang menjadi isu hoax adalah sidang gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) yang digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jakarta, Kamis (11/1/2018) lalu.

Waspadai Hoax Kumpulan Soal Tes CPNS 2018

Waspadai Hoax Kumpulan Soal Tes CPNS 2018

Masyarakat diminta untuk mewaspadai dan tidak mempercayai kabar bohong yang berisi kumpulan soal tes CPNS yang saat ini beredar di media sosial, khususnya WhatsApp. "Kami pastikan itu adalah khabar bohong atau hoax. Untuk itu kami minta masyarakat lebih waspada dan tidak mempercayainya," ucap Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian PANRB

Penjelasan BPOM RI terkait Penipuan yang Mengatasnamakan Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin

Penjelasan BPOM RI terkait Penipuan yang Mengatasnamakan Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin

Badan POM RI perlu memberikan penjelasan sehubungan informasi yang diterima dari beberapa Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Banjarmasin melalui sambungan telepon yang mengatasnamakan Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, dimana perusahaan diminta bantuan dana.

Penjelasan BPOM RI tentang Surat Permintaan Partisipasi Dari Majalah Bhayangkara

Penjelasan BPOM RI tentang Surat Permintaan Partisipasi Dari Majalah Bhayangkara

Permohonan Partisipasi Penyampaian Ucapan Selamat Ulang Tahun Badan POM ke-17 dari Majalah Bhayangkara adalah atas inisiatif dari Majalah Bhayangkara sendiri.

Publik Lebih Percaya Polri daripada Ulama

Publik Lebih Percaya Polri daripada Ulama

erkait pemberitaan yang menyatakan bahwa Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian yang mengeluarkan statement berupa "Publik lebih percaya Polri daripada Ulama" adalah HOAX. Pemberitaan tersebut bertolak belakang dengan pemberitaan aslinya, dimana Kapolri menyatakan bahwa di Tahun 2018 ini Kapolri berharap kepercayaan publik dapat meningkat terhadap Polri..

Kabar Mulai Rekruitmen Pengemudi Sampai Relawan

Kabar Mulai Rekruitmen Pengemudi Sampai Relawan

Hoax soal rekruitmen tenaga sukarelawan Asian Games 2018 ditambahi iming-iming soal honor yang disebutkan Rp 600 ribu/hari. "Di tengah maraknya isu bahwa ada penerimaan sukarelawan untuk Asian Games 2018, bahkan ada yang meminta pembayaran, kami meminta kepada masyarakat untuk waspada. Kami menegaskan semua informasi dan pendaftaran bisa dilakukan melalui website resmi Asian Games 2018, www.asiangames2018.id, dan semua proses rekrutmen dilakukan departemen human resources INASGOC," kata Erick Thohir, Ketua INASGOC.