Cara Menghadapi Interview Kerja Yang Bisa Dilakukan

  • Whatsapp

Cara menghadapi interview kerja memang menjadi bahan utama pembahasan saat mendapat panggilan interview. Bagi pelamar kerja, hal tersebut merupakan hal yang membahagiakan dan penuh tantangan. Pasalnya dengan adanya interview kerja maka pelamar kerja harus memikirkan cara selangkah lagi untuk diterima. Cobalah untuk memperhatikan hal berikut ini agar sukses dalam interview kerja.

Cara Menghadapi Interview Kerja

1. Pahami Secara Mendalam Tentang Perusahaan

Seorang pelamar kerja pada saat interview harus memahami dengan baik seperti apa perusahaan yang sedang menginterview-nya. Kenapa? Karena kesan yang akan terjadi justru akan lebih baik dan mendapat nilai plus. Bahwa pekerjanya mampu memahami perusahaan dengan baik dan bisa memberikan nilai plus tersendiri.

Seperti memahami visi misi perusahaan yang bisa dilihat dari situs resmi perusahaan tersebut, atau berita yang sudah ada. Sehingga pelamar juga bisa memahami skill mana yang memang dibutuhkan perusahaan saat itu. Dan bisa dipenuhi dan dijawab oleh si pelamar kerja.

2. Penampilan dan Kontak Mata

Atur penampilan secara maksimal sebagai cara menghadapi interview kerja dan lakukan kontak mata yang baik saat melakukan interview. Tentunya penampilan yang baik, fresh, pakaian bersih, wangi dan teratur bisa memberikan suasana nyaman dan positif pada saat proses interview. Sehingga pelamar bisa mendapatkan nilai plus dari  tampilan yang menarik.

Lakukan kontak mata pada saat terjadi proses interview, hal ini penting dilakukan agar memberikan kesan serius. Serta rasa semangat dan membuat lawan bicara menjadi percaya pada apa yang telah disampaikan. Jika menghindari kontak mata maka bisa jadi pelamar kerja dianggap ragu dan tidak percaya diri dalam berkomunikasi.

3. Jelaskan Tentang Diri

Pada saat melakukan interview kerja, maka akan ditanya menyangkut diri secara personal. Tugas pelamar kerja adalah menjelaskan dengan detail siapa dirinya. Bagaimana latar belakang pendidikan, skill yang dimiliki dan sebagainya. Sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan perusahaan dalam menentukan penerimaan.

Jangan sampai pada saat interview justru menceritakan hal yang bertele-tele. Sajikan cerita secara persoalan mulai dari pendidikan hingga passion dengan singkat, padat serta jelas. Hal ini sangat penting dilakukan agar perusahaan memahami siapa diri pelamar dan bagaimana latar belakangnya. Jangan lupa pula untuk memberikan senyuman terbaik saat interview.

4. PIlih Alasan yang Tepat

Beberapa pertanyaan pada saat proses interview menjadi tantangan tersendiri bagi pelamar kerja. Awalnya pada saat pekerja mencari lowongan kerja Jogja dan memasukkan lamarannya sesuai bidang. Tentu harapannya akan ada respon dan kabar baik.

Namun, terkadang justru muncul hal yang tak terduga pada saat interview, seperti ketidaktepatan dalam menjawab pertanyaan yang diajukan. Maka strategi yang dilakukan bisa dengan memberikan alasan tepat serta objektif dalam menjawab. Serta jangan sampai memberikan jawaban secara asal-asalan karena berpengaruh pada nilai interview nantinya.

5. Perlihatkan Kelebihan dan Ungkapkan Kekurangan Secara Seimbang

Modal utama dalam interview yaitu kejujuran dari pelamar kerja. Maka pada saat proses interview cobalah untuk bercerita tentang kelebihan yang dimiliki namun dalam koridor posisi pekerjaan. Jelaskan pula secara singkat berdasarkan kenyataan yang ada. Jadi perusahaan mampu melihat sisi kehebatan dan tak ingin melewatkannya dalam proses interview.

Sementara itu, kelemahan pun bisa jadi pertanyaan yang kerap kali menakutkan. Jawablah kekurangan diri secara jujur serta apa adanya. Berikan informasi penting tentang kelemahan yang dimiliki. Serta ceritakan pula bagaimana cara mengatasi hal tersebut. Perusahaan akan bisa menghargai pelamar kerja yang mampu menyeimbangkan kelebihan dan kekurangan sesuai porsinya.

Adanya beberapa cara menghadapi interview kerja yang bisa dilakukan. Maka pada saat pelamar kerja mendapatkan kesempatan interview bisa mempersiapkan sedini mungkin. Bisa dengan pelatihnya di depan kaca seolah-olah sedang interview. Sehingga saat berhadapan secara langsung bisa percaya diri dan memberikan kesan yang baik pada perusahaan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *