Modal Usaha Grosir Snack, Perhitungan dan Tips Menjalankannya Usaha

  • Whatsapp

Keuntungan dalam memulai usaha grosir snack memang sangat menggiurkan, karena kebutuhan masyarakat pada umumnya tinggi akan konsumsi camilan. Namun dibutuhkan modal usaha grosir snack cukup besar di awal untuk memulai bisnis tersebut.

Tentunya bagi pemula, ide usaha grosir snack ini menjadi peluang utama dalam mendapatkan penghasilan tambahan. Yang perlu diketahui adalah pengelolaan modal usaha serta tips menjalankan usaha tersebut.

Pengelolaan Modal Usaha Grosir Snack

Pentingnya melakukan pengelolaan di awal usaha sebagai salah satu jalan untuk bisa mengembangkan grosir snack. Sehingga pengelolaan modal ini bisa dirinci dan dilakukan pencatatan keuangan sebagai buku keuangan usaha.

1. Modal yang Dibutuhkan

Untuk memulai sebuah usaha, dibutuhkan modal sebagai permulaan bisnis grosir snack. Dengan modal dana pribadi Rp.5.000.000,00 dan dana investasi yang didapatkan Rp.2.000.000,00. Maka total dari modal awal untuk usaha grosir snack adalah Rp7.000.000,00 untuk kemudian dialokasikan.

2. Jumlah Biaya Bahan Produksi

Selanjutnya jika sudah ada modal awal maka tentukan jumlah biaya untuk bahan produksi. Seperti peralatan, pembungkus, bahan-bahan snack, hingga biaya untuk promosi. Total keseluruhan dari biaya produksi tersebut yaitu, Rp4.000.000,00 maka masukkan dalam catatan buku usaha.

3. Pengeluaran Rutin Bulanan

Selanjutnya jika biaya produksi sudah dipenuhi, maka list kebutuhan untuk pengeluaran harian. Seperti alokasi transportasi, listrik, perawatan, gaji karyawan dan sebagainya. Misalnya saja setelah di limit dan ditotal, pengeluaran rutin bulanan sebesar Rp.2.500.000,00. Yang kemudian pengeluaran rutin bulanan tersebut juga dicatat dan dimasukkan ke dalam buku kas keuangan perusahaan.

4. Menghitung Omset

Hal penting yang harus dilakukan mempersiapkan modal usaha grosir snack adalah perhitungan omset. Misalnya saja, dalam sehari bisa menjual snack sebanyak 100 pc dengan harga per pieces Rp.2.000,00 kemudian dikali dalam sebulan.

Artinya 100 X 30 X 2000 = Rp.6.000.000,00, nah, inilah omset yang didapatkan. Selanjutnya, bisa dihitung keuntungan bersih perbulan dengan omset bulanan dikurangi dengan pengeluaran rutin bulanan, yaitu Rp.6.000.000,00 – Rp 2.500.000,00 = Rp3.5.000.000,00.

5. Lakukan Evaluasi

Setelah melakukan beberapa anggaran dan mengelola modal yang dilakukan serta menghitung konsep maka selanjutnya untuk melakukan evaluasi. Evaluasi ini sangat penting dilakukan agar usaha semakin berkembang dan maju. Evaluasi juga bisa menganalisa jika ada hal yang kurang dalam menjalankan usaha grosir snack.

Itulah beberapa hal yang dipersiapkan terkait dengan modal usaha untuk grosir snack. Selanjutnya perlu memahami tips agar usaha grosir snack bisa berjalan lancar dan berkembang ke depan. Terutama bagi para pemula yang akan memulai mencoba bisnis grosir snack ini.

Tips Menjalankan Usaha Grosir Snack

Ada beberapa hal yang penting dilakukan saat akan memulai melakukan usaha grosir snack ini.  Tips ini bisa dijalankan secara menyeluruh dengan tetap fokus untuk menjalankan usaha dengan promosi dan strategi lainnya.

1. Niat yang Kuat

Keteguhan hati atau niat yang kuat merupakan hal penting yang harus dipersiapkan saat akan memulai usaha atau bisnis. Niat ini pula menjadi penentu serta kekuatan menjalankan visi misi usaha ke depan. Sehingga usaha grosir snack bisa berjalan lancar dan semakin laris.

2. Cari Supplier Snack

Saat akan membuka usaha dan menyesuaikan dengan modal usaha grosir snack maka cobalah untuk mencari supplier snack yang murah. Dalam hal ini, bisa diajak bekerjasama dari segi kualitas snack serta harga yang didapatkan. Sehingga, bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak serta mudah mendapatkan bahan snack untuk dijual.

3. Open Reseller

Usaha grosir snack ini memang seharusnya melibatkan banyak reseller agar semakin berkembang dan laris di pasaran. Salah satunya dengan membuka kerjasama open reseller kepada siapa saja yang berminat untuk join usaha. Tentunya dengan melihat skema keuntungan yang nantinya didapatkan reseller dan saling menguntungkan satu sama lain.

4. Pasang Strategi Promosi

Strategi promosi ini berhubungan dengan materi iklan, media sosial, hingga promo secara offline. Maka untuk menarik pelanggan bisa dengan memasang promosi di akun media sosial dengan pemberian diskon atau promo gratis. Hal ini sangat menarik bagi pelanggan saat melihat ada harga diskon atau promo snack.

5. Berikan Layanan Terbaik

Layanan terbaik ini termasuk strategi dan tips untuk memberikan fasilitas kepada pelanggan. Sehingga kesan pertama pelanggan akan merasakan nilai positif produk. Dan layanannya di awal dengan baik sehingga ke depan pelanggan semakin yakin bahkan merekomendasikan produk ke orang lain. itulah kenapa seorang penjual harus mampu memberikan kesan terbaik pada pelanggan.

Setelah memahami beberapa tips menjalankan usaha grosir snack maka diharapkan usaha akan berjalan semakin lancar. Sehingga usaha ini bisa menghasilkan omset dan semakin membuka jejaring pelanggan hingga jangkauannya makin luas.

Itulah pentingnya pula perhitungan modal usaha grosir snack yang dilakukan di awal perencanaan usaha. Dan kemudian menyusun anggaran keuangan serta memahami strategi pemasaran untuk mengembangkan usaha grosir snack ini. Selain itu, untuk semakin menjadi lebih baik bisa dengan menjalankan tips dengan penuh keyakinan bahwa usaha akan berkembang dan sukses.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *